PKM K3 Mahasiswa MIPA dan Kedokteran UGM

PKM K3 Mahasiswa MIPA dan Kedokteran UGM(Minggu, 31 Mei 2015) Bertempat di Wedangan Rumah Nenek, Tim PKM Mahasiwa MIPA dan Kedokteran UGM (Universitas Gajah Mada) Yogyakarta untuk kedua kalinya mengadakan Sosialisasi tentang K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)  dan Perawatan IPAL Komunal Laweyan. Ifan (mahasiswa MIPA UGM) yang bertindak sebagai ketua Tim PKM beserta Timnya memberikan sosialisasi K3 kepada para pengrajin dan pengusaha batik laweyan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan tentang K3 dan semangat untuk menciptakan suasana Kerja Sehat, Kerja Aman dan Kerja Selamat. Format sosialisasi K3 berupa presentasi, simulasi dan diskusi yang dikemas secara singkat, praktis dan atraktif.

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Kerja

Beberapa contoh resiko kerja dan penanganannya:

Kasus: Menimbang Zat Warna

Resiko:

  • Zat warna terhirup menyebabkan sesak napas, reaksi alergi dan jika terjadi terus menerus akan menyebabkan infeksi saluran pernapasan.

Usaha untuk menanggulangi:

  • Menggunakan masker saat bekerja, segera cari udara segar setelah terpapar.
  • Jika sesak napas terjadi berkepanjangan dan terlihat tanda-tanda kekurangan oksigen (wajah memucat hingga membiru) segera bawa ke dokter.

 

Kasus: Mencanting

Resiko: Malam cair yang dapat tumpah dan menyebabkan luka bakar.

Usaha untuk menanggulanginya:

Memakai sarung tangan, memakai pakaian lengan panjang.

Catatan:

Jika terjadi luka bakar akibat tumpahan malam cair , segera alirkan air bagian tubuh yang terluka, jangan pernah menggosok luka bakar, pastikan malam yang menempel telah telah menghilang dengan aliran air, jika luka bakar berukuran kecil dapat dibiarkan terbuka dan pastikan dalam keadaan kering. Namun jika luka bakar berukuran besar, dapat ditutup dengan kain perban longgar, dan kemudian dibawa ke dokter. Jangan pernah mengolesi luka bakar denga odol, minyak goreng, kecap. 

 

Kasus: Merebus Kain Batik.

Resiko:

Sesak napas akibat uap rebusan, luka bakar akibat tumpahan air panas, iritasi pada mata.

Usaha untuk menanggulangi:

Memakai masker, memakai sarung tangan dan memakai celemek.

Selain membahas masalah K3, sosialisasi ini  juga mempresentasikan tentang cara merawat IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) Komunal Laweyan. IPAL  Laweyan yang sudah berfungsi sejak tahun 2007 sampai sekarang ternyata mengalami penurunan kemampuan dalam mereduksi limbah industri batik. Pada awal berdirinya IPAL, kemampuan mereduksi limbah sekitar 70 persen, namun berdasarkan tes tim PKM yang dilakukan di Lab MIPA UGM ternyata kemampuan tersebut telah menurun menjadi 59 persen. Hal ini mesti diantisipasi oleh pengguna dan pengelola IPAL dengan cara melakukan evaluasi sekaligus aksi berupa:

  • Kuras bak sedimentasi, buffle reactor dan anaerobic filter 1-2 tahun sekali
  • Memberi makan bakteri dengan pur sebanyak 5 kg setip bulan pada buffle reactor
  • Menggunakan WC dekat IPAL sesekali, tinja sangaat penting untuk sumber bakteri
  • Mencuci batu vulkanik, arang dan filter  polyuretan secara berkala
  • Aerasi kolam nabati dengan tanaman penghasil oksigen seperti eceng gondok, teratai dan lain-lain, sekaligus untuk dapat mengikat logam berat
  • Cek kinerja IPAL secara berkala dengan mengambil sampel pada bak kontrol dan diuji secara berkala
  • Optimalkan administrasi dan operasional dan jangan segan berkonsultasi dengan akademisi
  • Perkuat organisasi di masyarakat yang mengelola IPAL

Pada akhir acara, tim PKM mendistribusikan Pamflet-pamplet Pengetahuan K3 dan Tips Merawat IPAL Komunal kepada para peserta sosialisasi, pengelola industri batik dan masyarakat Laweyan. Program PKM ini secara resmi telah berakhir per tanggal 31 Mei 2015, namun demikian akan diusahakan terus berjalan dan berkesinambungan dengan Tim lainnya baik dengan program yang sama maupun program lain yang melengkapinya. Semoga segera terealisas sehinga program pengabdian masyarkat dari perguruan tinggi makin berkualitas dan dirasakan manfaatnya demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia… Aamin :)

PKM K3 Mahasiswa MIPA dan Kedokteran UGM

PKM K3 Mahasiswa MIPA dan Kedokteran UGM

Tim PKM Mahasiwa MIPA & Kedokteran UGM dan para pengrajin dan pengusaha Batik Laweyan