<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kampoeng Batik Laweyan</title>
	<atom:link href="https://kampoengbatiklaweyan.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/</link>
	<description>Pusat Industri Batik dan Cagar Budaya Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Mar 2024 08:01:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2023/12/logo-fpkbl-150x150-1.png</url>
	<title>Kampoeng Batik Laweyan</title>
	<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>3 Fakta Menarik Tentang Masjid Laweyan Solo</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/26/3-fakta-menarik-tentang-masjid-laweyan-solo/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/26/3-fakta-menarik-tentang-masjid-laweyan-solo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 07:59:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=927</guid>

					<description><![CDATA[<p>3 Fakta Menarik Tentang Masjid Laweyan Solo Masjid tertua di Solo Ternyata tempat ibadah umat Islam yang tertua di Kota Solo, Jawa Tengah adalah Masjid Laweyan. Masjid Laweyan telah ada sebelum Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Masjid bersejarah ini berusia hampir lima ratus tahun. Masjid tertua di Solo ini merupakan masjid pertama di Kerajaan &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/26/3-fakta-menarik-tentang-masjid-laweyan-solo/">3 Fakta Menarik Tentang Masjid Laweyan Solo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>3 Fakta Menarik Tentang Masjid Laweyan Solo</strong></p>
<figure id="attachment_1024" aria-describedby="caption-attachment-1024" style="width: 1364px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1024 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/masjid-laweyan.jpg" alt="masjid laweyan" width="1364" height="902" /><figcaption id="caption-attachment-1024" class="wp-caption-text">Src damarku.id</figcaption></figure>
<ol>
<li><strong>Masjid tertua di Solo</strong></li>
</ol>
<p>Ternyata tempat ibadah umat Islam yang tertua di Kota Solo, Jawa Tengah adalah Masjid Laweyan. Masjid Laweyan telah ada sebelum Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Masjid bersejarah ini berusia hampir lima ratus tahun. Masjid tertua di Solo ini merupakan masjid pertama di Kerajaan Pajang yang dibangun pada masa Djoko Tingkir sekitar tahun 1546.</p>
<p>Masjid Laweyan berlokasi di Jalan Liris Nomor 1, Belukan, Desa Pajang, Kecamatan Laweyan. Pemilik masjid ini adalah Kyai Ageng Henis. Oleh karena itu, masjid ini juga disebut sebagai Masjid Ki Ageng Henis. Kyai Ageng Henis adalah kakek dari Danang Sutowijoyo (pendiri Kerajaan Mataram Islam di Kotagede).</p>
<p>Masjid Laweyan didirikan di atas lahan seluas 162 meter persegi yang masih dalam kondisi terawat dengan baik. Seperti layaknya sebuah masjid, Masjid Laweyan berfungsi sebagai tempat untuk beribadah, kegiatan keagamaan, musyawarah, dan lain-lain.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-979" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2024-01-23-at-15.50.04.jpeg" alt="masjid laweyan" width="720" height="540" /></p>
<ol start="2">
<li><strong>Masjid Laweyan dulunya adalah Pura</strong></li>
</ol>
<p>Keunikan dari Masjid Laweyan ini adalah bangunannya yang menyerupai Pura, dengan arsitektur yang istimewa dan terjaga keasliannya. Terdapat dua belas pilar utama yang terbuat dari kayu jati kuno yang masih tetap berdiri dengan kokoh dan terawat. Hingga saat ini, masih dapat ditemui beberapa pura yang masih berdiri di sekitaran Masjid Laweyan.</p>
<p>Awalnya bangunan masjid di depan Sungai Jenes ini merupakan sebuah pura untuk pemujaan umat Hindu. Dulunya di daerah Belukan (tempat Masjid Laweyan) ada seorang lurah yang bernama Ki Ageng Beluk. Ki Ageng Beluk ini dulunya beragama Hindu. Kemudian datanglah Ki Ageng Henis ke wilayah tersebut untuk menyebarkan ajaran Islam. Lambat laun Ki Ageng Beluk pun tertarik dengan ajaran Islam yang disebarkan oleh Ki Ageng Henis. Selanjutnya Ki Ageng Beluk ini memeluk Islam dan mewakafkan Pura untuk dijadikan sebagai tempat beribadah umat Islam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol start="3">
<li> <strong>Terdapat makam pendiri Masjid Laweyan, Ki Ageng Henis</strong></li>
</ol>
<p><strong> <img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1026" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/masjid-laweyan-solo-dulunya-merupakan-pura_169.jpeg" alt="" width="620" height="348" /></strong></p>
<p>Di kompleks Masjid Laweyan ini terdapat Makam Kyai Ageng Henis, seorang tokoh syiar Islam yang merupakan pemilik masjid ini. Kyai Ageng Henis merupakan kakek dari Paku Buwono II, penguasa Mataram Islam yang memerintah di Keraton Kartasura sebelum pindah ke Keraton Solo.</p>
<p>Adanya makam Kyai Ageng Henis dan beberapa kerabat dari Keraton Solo menjadi rujukan bagi banyak peziarah yang ingin berwisata religi di lingkungan makam di sekitar kompleks Masjid Laweyan. Aktivitas berziarah ini dibuka secara umum tanpa ada batasan waktu.</p>
<p>Masjid Laweyan memiliki sejarah penting yang patut untuk dipelajari. Hal tersebut terlihat dalam arsitektur uniknya dan keberadaan makam Ki Ageng Henis di sekitarnya. Masjid Laweyan adalah salah satu destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan, terutama bagi para penggemar wisata sejarah dan yang ingin berziarah di Kota Bengawan ini.</p>
<p>Referensi:</p>
<p><a href="https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5546807/ternyata-masjid-laweyan-solo-dulunya-pura-begini-ceritanya">https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5546807/ternyata-masjid-laweyan-solo-dulunya-pura-begini-ceritanya</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/26/3-fakta-menarik-tentang-masjid-laweyan-solo/">3 Fakta Menarik Tentang Masjid Laweyan Solo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/26/3-fakta-menarik-tentang-masjid-laweyan-solo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Pasar Kapas Menjadi Kampung Batik, Beginilah Sejarah Menarik Kampoeng Batik Laweyan</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/23/dari-pasar-kapas-menjadi-kampung-batik-beginilah-sejarah-menarik-kampoeng-batik-laweyan/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/23/dari-pasar-kapas-menjadi-kampung-batik-beginilah-sejarah-menarik-kampoeng-batik-laweyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Mar 2024 14:59:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=935</guid>

					<description><![CDATA[<p> Dari Pasar Kapas Menjadi Kampung Batik, Beginilah Sejarah Menarik Kampoeng Batik Laweyan Menjadi salah satu sentra batik yang terkenal dan bahkan tertua di Indonesia, merupakan salah satu hal membanggakan dari Kmpoeng Batik Laweyan. Mendapat julukan tersebut pun dikarenakan Kawasan Kampoeng Batik Laweyan memiliki cerita sejarah yang cukup menarik. Terlihat dari banyak bangunan yang masih berdiri &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/23/dari-pasar-kapas-menjadi-kampung-batik-beginilah-sejarah-menarik-kampoeng-batik-laweyan/">Dari Pasar Kapas Menjadi Kampung Batik, Beginilah Sejarah Menarik Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong>Dari Pasar Kapas Menjadi Kampung Batik, Beginilah Sejarah Menarik Kampoeng Batik Laweyan</p>
<p><strong><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-181" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2023/12/laweyan-tempo-doeloe.jpg" alt="" width="400" height="325" /></strong></p>
<p>Menjadi salah satu sentra batik yang terkenal dan bahkan tertua di Indonesia, merupakan salah satu hal membanggakan dari Kmpoeng Batik Laweyan. Mendapat julukan tersebut pun dikarenakan Kawasan Kampoeng Batik Laweyan memiliki cerita sejarah yang cukup menarik. Terlihat dari banyak bangunan yang masih berdiri kokoh hingga saat ini, membuat suasana sejarah yang sangat kental apabila kita berada di Kawasan Kampoeng Batik Laweyan. Namun sejarah yang ada tak hanya sebatas bangunan peninggalan atau bahkan Sejarah batik, akan tetapi Sejarah menarik juga datang dari kondisi awal kampoeng Batik Laweyan itu sendiri, yang bahkan sampai sekarang masih banyak yang belum mengetahui nya.</p>
<p>Menjadi sebuah fakta menarik, rupanya sebelum menjadi Kawasan sentra batik yang seperti ini, rupanya Kawasan ini dulunya adalah pasar kapas. Sejarah yang dituliskan dari R. T Mlayadipuro, Kampoeng Batik Laweyan ini awalnya didirikan oleh Putra dari Kyai Ageng Sela dari keturunan Raja Brawijaya pada 1546 M, yaitu Kyai Ageng Hanis. Pada Sejarah tersebut dituliskan bahwa Kayi Ageng Henis ini pada zaman dulunya aktif mengajarkan teknik pembuatan batik kepada par santrinya. Dan tak hanya itu, salah satu pahlawan nasional KH Samanhudi pun dalam perjalanannya juga turut andil dalam berdirinya Kmapoeng Batik Laweyan ini. Beliau lah yang mencetuskan Serikat Dagang Islam, dan beliau pula yang aktif sebagai coordinator saudagar batik muslim dalam menghadapi serangan Belanda tempo lalu. Kampoeng Batik Laweyan ini dulunya banyak ditemukan pohon-pohon kapas. Dan dikatakan sebagai daerah penghasil kapas karena Kawasan nya pun dikatakan strategis untuk berdagang.</p>
<p>Pasar Laweyan dulunya Bernama Pasar Lawe atau yang berarti Pasar dari bahan baku yang sangat ramai. Tak hanya berasal dari daerah sendiri, namun bahan baku dakaps yang nantinya digunkan untuk pembuatan benang dn tenun ini juga dihasilkan dari beberapa desa sekitar, seperti Desa Pedan, Gawok dan Juwiring. Dalam perjalannya, berawal dari pasar kapas dan bahan baku yang cukup mahsyur, hal ini dikarenakan daerah ini berada pada jalur perdagangan komoditas yang strategis. Dan alhasil membuat daerah pasar lawe ini menjadi semakin maju dan berkembang.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1022" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/pasar-laweyan.jpg" alt="ex Lokasi Pasar Laweyan yang berada di sekitar Tugu Batik Laweyan" width="700" height="465" /></p>
<p>Alih-alih merentas dari sebuah pasar bahan baku, akhirnya Kawasan yang awalnya terdapat banyak pohon kapas dan dibentuk sebagai daerah pasar bahan baku ini berubah juga menjadi Kampung Batik yang diresmikan pemerintah pada tahun 2004. Dan tak hanya ini, Kawasan Kampoeng Batik Laweyan juga dikatakan sebagai kawanasan sentra batik tertua di Indonesia. Bahkan sampai saat ini telah ada lebih dari 50 gerai batik tersebar di Kawasan Kampoeng Batik Laweyan, dan juga Kampoeng Batik Laweyan telah mempatenkan 250 motif batik asli dari daerah ini. Dan keran menjadi sentra batik, penduduk sekitar yang berada di Kawasan ini pun rata-rata juga menjadi seorang pembatik ataupun pengusaha batik. Sampai saat ini Kampoeng Batik Laweyan masih terus berjalan dan berkembang dan bahkan semakin eksis sebagai tempat wisata edukasi, industry dan Sejarah batik yang masih bertahan di Kota Solo.</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/23/dari-pasar-kapas-menjadi-kampung-batik-beginilah-sejarah-menarik-kampoeng-batik-laweyan/">Dari Pasar Kapas Menjadi Kampung Batik, Beginilah Sejarah Menarik Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/23/dari-pasar-kapas-menjadi-kampung-batik-beginilah-sejarah-menarik-kampoeng-batik-laweyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengutip Kisah Inspirasi &#8220;Mbok Mase&#8221; , juragan Batik Perempuan Tersohor Di Kampoeng Batik Laweyan</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/06/mengutip-kisah-inspirasi-mbok-mase-juragan-batik-perempuan-tersohor-di-kampoeng-batik-laweyan/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/06/mengutip-kisah-inspirasi-mbok-mase-juragan-batik-perempuan-tersohor-di-kampoeng-batik-laweyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 09:31:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengutip Kisah Inspirasi &#8220;Mbok Mase&#8221; , juragan Batik Perempuan Tersohor Di Kampoeng Batik Laweyan Menjadi salah satu tempat wisata yang kaya akan Sejarah, Kampoeng Batik Laweyan dikenal memiliki banyak sekali cerita unik dan inspiratif di dalamnya. Karena usia dari Kampoeng Batik Laweyan juga yang tak cukup dikatakan belia, maka telah banyak Sejarah dan kisah-kisah menarik &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/06/mengutip-kisah-inspirasi-mbok-mase-juragan-batik-perempuan-tersohor-di-kampoeng-batik-laweyan/">Mengutip Kisah Inspirasi &#8220;Mbok Mase&#8221; , juragan Batik Perempuan Tersohor Di Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mengutip Kisah Inspirasi &#8220;Mbok Mase&#8221; , juragan Batik Perempuan Tersohor Di Kampoeng Batik Laweyan</strong></p>
<p>Menjadi salah satu tempat wisata yang kaya akan Sejarah, Kampoeng Batik Laweyan dikenal memiliki banyak sekali cerita unik dan inspiratif di dalamnya. Karena usia dari Kampoeng Batik Laweyan juga yang tak cukup dikatakan belia, maka telah banyak Sejarah dan kisah-kisah menarik yang telah terjadi di dalamnya. Baik mulai dari awal terbentuk, proses kehidupannya, dan bahkan orang-orang maupun tokoh-tokoh pengrajin batik yang memiliki kisah hidup yang sangat inspiratif. Dari banyak nya tokoh pengrajin yang ada di Kampoeng Batik Laweyan, terdapat salah satu tokoh pengrajin yang menarik dan memiliki kisah hidup yang banyak memberikan inspirasi. Ya, sebut saja Mbok Mase.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-682" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2023/12/03k.jpg" alt="" width="401" height="299" /></p>
<p>Mbok Mase merupakan salah satu pengrajin dan bahkan juragan batik Perempuan yang cukup terkenal di Kampoeng Batik Laweyan. Memiliki pribadi yang ulet dan tanggung jawab, membuat kisah hidup dan kebiasaan dari Mbok Mase ini cukup menjadi sorotan. Bagaimana tidak, sejak awal Mbok Mase berada di Kampoeng batik Laweyan, beliau telah menjadi pengrajin batik dan membuka usahanya sendiri dengan penuh kegigihan. Istri dari Mas Nganten, yang menjadi julukan dari suami Mbok Mase ini mengelola usaha batik nya dengan sangat baik dan dinamis, namun tidak pernah meninggalkan perannya sebagai Perempuan dan seorang istri. Kebiasaan inilah yang menjadikan Mbok Mase seolah sebagi panutan para Perempuan yang ada di Kampoeng Batik Laweyan serta menjadi <em>role model</em> bagi para pengrajin batik Perempuan disana.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-694" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2023/12/xtjokrosoemartan4k-1.jpg.pagespeed.ic_.bLSPSn7n8i.jpg" alt="" width="400" height="270" /></p>
<p>Bagai berepran ganda, walaupun dikenal sebagai juragan batik yang memimpin usahanya serta mengurusi keuangan usahanya sendiri, namun veteran perempuan Kampoeng Batik Laweyan ini tidak meninggalkan tugasnya sebagi seorang ibu rumah tangga. Dibalik kesohoran Mbok Mase yang seringkali dihormati banyak warga setempat, namun sebagi seorang istri pun Mbok Mase tetap menghormati Mas Nganten sebagai suaminya dengan baik.Walaupun alih-alih tak memiliki posisi yang sepadan dengan beliau dalam usaha batiknya, Mas Nganten justru minim peran dalam usaha batik nya sendiri. Namun, Mbok Mase masih sangat menyegani perannya dengan baik.</p>
<p>Menyelami setiap kebiasaan yang dilakukan, Mbok Mase turut aktif dalam mengurusi rumah tangga serta mendidik anaknya Hal-hal baik selalu beliau tularkan terkhusus kepada anak-anak perempuannya. Seperti halnya pelajaran hidup serta kebiasaan positif yang selalu ia lakukan pun turut diajarkan kepada anak didik perempuannya. Tata krama, sopan santun dan kegigihan menjadi tombak pelajaran yang ia berikan agar nantinya anak Perempuan bisa memiliki keuletan yang sama dengan dirinya, serta ia nantinya akan dapat mengelola dan meneruskan usaha batiknya dengan baik, sebaik pengelolaan ibunya. Anak perempuan ini kerap disebut Mas Rara. Harapannya, akan menjadi generasi perempuan penerus yang baik dan tangguh dalam melebarkan sayapnya dalam usaha batik di Kampoeng Batik Laweyan. Walaupun alih-alih berlalu , sebutan Mas Rara ini sudah jarang sekali kita dengar di Tengah Kampoeng Batik Laweyan.</p>
<p>Menjadi salah satu tokoh yang tersohor di Kampoeng batik Laweyan, tak akan lepas dari peninggalan yang ada. Jika kita bertanya tentang peninggalan dari Mbok Mase dan Mas Nganten sendiri yaitu adalah rumah-rumah besar yang bertajuk klasik yang ada di Kampoeng Batik Laweyan. Karena ukurannya yang cukup besar, rumah-rumah kuno klasik peninggalan milik Mbok Mase ini dikatakan seperti istana. Dan yang dulunya menjadi rumah-rumah para juragan batik, namun sekarang sering digunakan sebagai <em>showroom </em>batik untuk para tamu yang berdatangan di Kampoeng Batik Laweyan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-674" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2023/12/ndalem-tjokrosoemartan.webp" alt="" width="400" height="298" /></p>
<p>Cukup inspiratif kisah dari Mbok Mase ini. Selain kebiasaan dan kegigihan yang bisa kita teladani, juga peninggalan-peninggalan rumah kuno yang masih dapat kita nikmati keindahannya jika kita bermain dan berkunjung ke Kampoeng Batik Laweyan.</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/06/mengutip-kisah-inspirasi-mbok-mase-juragan-batik-perempuan-tersohor-di-kampoeng-batik-laweyan/">Mengutip Kisah Inspirasi &#8220;Mbok Mase&#8221; , juragan Batik Perempuan Tersohor Di Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/06/mengutip-kisah-inspirasi-mbok-mase-juragan-batik-perempuan-tersohor-di-kampoeng-batik-laweyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dikenal Sebagai Salah Satu Wisata Industri, Intip Produktifitas Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/05/dikenal-sebagai-salah-satu-wisata-industri-intip-produktivitas-industri-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/05/dikenal-sebagai-salah-satu-wisata-industri-intip-produktivitas-industri-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2024 09:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=937</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dikenal Sebagai Salah Satu Wisata Industri, Intip Produktifitas Batik Di Kampoeng Batik Laweyan Berangkat dari pembentukan sentra batik yang sekaligus dijadikan sebagai salah satu kampung wisata yang berfokus dalam pelestarian batik tertua di Indonesia, rupanya kini Kampoeng Batik Laweyan pun beranjak tak hanya dijadikan sebagai wisata Sejarah ataupun wisata belanja, namun juga salah satu nya &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/05/dikenal-sebagai-salah-satu-wisata-industri-intip-produktivitas-industri-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/">Dikenal Sebagai Salah Satu Wisata Industri, Intip Produktifitas Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[		<div data-elementor-type="wp-post" data-elementor-id="937" class="elementor elementor-937">
				<div class="elementor-element elementor-element-1d8d525d e-flex e-con-boxed e-con e-parent" data-id="1d8d525d" data-element_type="container">
					<div class="e-con-inner">
				<div class="elementor-element elementor-element-4efc66e5 elementor-widget elementor-widget-text-editor" data-id="4efc66e5" data-element_type="widget" data-widget_type="text-editor.default">
				<div class="elementor-widget-container">
							<p>Dikenal Sebagai Salah Satu Wisata Industri, Intip Produktifitas Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</p><p><span style="color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--text-align);"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1004" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/NYANTING-scaled.jpg" alt="wisata industri batik laweyan" width="2435" height="2560" /></span></p><p><span style="color: var( --e-global-color-text ); font-family: var( --e-global-typography-text-font-family ), Sans-serif; font-weight: var( --e-global-typography-text-font-weight ); text-align: var(--text-align);">Berangkat dari pembentukan sentra batik yang sekaligus dijadikan sebagai salah satu kampung wisata yang berfokus dalam pelestarian batik tertua di Indonesia, rupanya kini Kampoeng Batik Laweyan pun beranjak tak hanya dijadikan sebagai wisata Sejarah ataupun wisata belanja, namun juga salah satu nya diajdikan sebagai wisata industry. Dan kegiatan ini sudah cukup lama diberlakukan di Kampoeng Batik Laweyan serta masih bertahan hingga saat ini.</span></p><p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1005" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/NYANTING-2-scaled.jpg" alt="wisata industri batik laweyan" width="2366" height="2560" /></p><p>Wisata Industri merupakan sebuah jenis wisata yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memperlihatkan kegiatan industry yang ada di daerah tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama, wisata industri tak lepas dari aktivitas wisata yang ada pada suatu daerah. Dan rupanya wisata industry ini juga menjadi daya Tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ada. Karena tak hanya barang atau kesan saja yang akan didapatkan, namun juga pengalaman serta menilik secara langsung pula bentuk pengolahan suatu potensi yang ada di daerah tersebut. Dan dalam hal ini pula, wisata industry pun juga tak jauh dari hal edukasi, maka dari itu banyak pengunjung yang sekaligus ingin belajar dapat mengunjungi tempat-tempat wisata yang memiliki potensi wisata industri.</p><p>Kampoeng Batik Laweyan menjadi salah satunya. Bahwa rupanya sejak tahun 2004, selepas kebangkitan daerah Laweyan yang menjadi sentra batik yang ada di Kota Solo, di kampoeng Batik laweyan mulai untuk beralih dan berbenah tak hanya dijadikan sebagai sentra batik untuk berjualan, namun juga sebagi wisata industri dan edukasi. Dari keputusan serta perubahan tersebut, rupanya membuat sebuah terobosan baru terkhususnya dalam hal aktivitas pariwisata di Kampoeng Batik Laweyan. Karena pengunjung yang datang tidak hanya sekedar membeli beraneka ragam batik, namun mereka dapat sekaligus menyaksikan kegiatan membatik secara langsung di Kampoeng Batik Laweyan. Mulai dari tata cara membuat pola, teknik membatik seperti mencanting, batik cap, dan batik coret, kemudian ke tahap pewarnaan serta tahap <em>finishing.</em></p><p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1006" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/MEWARNAI-BATIK-TULIS-scaled.jpg" alt="wisata industri batik laweyan" width="2560" height="1440" /></p><p>Pastinya, para pengunjung akan meras senang dan juga puas, karena belum tentu akan menyaksikan hal serupa di tempat lain. Dan apabila mereka sekaligus ingin mengikuti paket edukasi yang ada di kampoeng Batik Laweyan, mereka pun juga akan sekaligus akan membuat batik mereka masing-masing. Kemudian batik yang telah mereka buat tersebut, dapat mereka bawa pulang ke rumah untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. Tak hanya tentang proses pembuatan batik saja, tapi pengunjung pun juga akan tetap disuguhkan dengan galeri batik di masing-masing gerai, dan mereka dapat melihat secara langsung macam-macam variasi motif batik, jenis batik serta hasil bentuk batik yang tak hanya di buat dalam bentuk busana pria ataupun wanita, namun juga kerajinan yang menarik serta hiasan yang cantik.</p><p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-593" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2023/12/toko-2.jpg" alt="" width="600" height="399" /></p><p>Wisata industri ini terbuka setiap hari, untuk pengunjung yang ingin melakukan kegiatan dan kunjungan dapat menghubungi <em>call center </em>melalui <em>website </em>atau media sosial Kampoeng Batik Laweyan. Dan jangan lupa untuk mengunjungi Kampoeng Batik Laweyan, mari bersama-sama kita melestarikan batik dengan belajar membatik di kampoeng Batik Laweyan.</p>						</div>
				</div>
					</div>
				</div>
				</div>
		<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/05/dikenal-sebagai-salah-satu-wisata-industri-intip-produktivitas-industri-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/">Dikenal Sebagai Salah Satu Wisata Industri, Intip Produktifitas Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/05/dikenal-sebagai-salah-satu-wisata-industri-intip-produktivitas-industri-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjadi Oleh-oleh Khas Kampoeng Batik Laweyan, Beginilah Cerita Dibalik Apem Dudy Laweyan</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/03/menjadi-oleh-oleh-khas-kampoeng-batik-laweyan-beginilah-cerita-dibalik-apem-dudy-laweyan/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/03/menjadi-oleh-oleh-khas-kampoeng-batik-laweyan-beginilah-cerita-dibalik-apem-dudy-laweyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Mar 2024 09:57:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=949</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjadi Oleh-oleh Khas Kampoeng Batik Laweyan, Beginilah Cerita iApem Dudy Laweyan  Kota Solo dikenal sebagai salah satu kota dengan sejuta kuliner. Hal ini dikarenakan di setiap sudut kota Solo selalu terdapat penjual makannan/minuman, restoran mulai dari yang modern hingga tradisional dan warung-warung makan yang lain. Masih seputar dengan kuliner, Solo juga dikenal memiliki berbagai jenis &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/03/menjadi-oleh-oleh-khas-kampoeng-batik-laweyan-beginilah-cerita-dibalik-apem-dudy-laweyan/">Menjadi Oleh-oleh Khas Kampoeng Batik Laweyan, Beginilah Cerita Dibalik Apem Dudy Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi Oleh-oleh Khas Kampoeng Batik Laweyan, Beginilah Cerita iApem Dudy Laweyan<strong> </strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-994" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/Snapinsta.app_368578738_2509747959185250_3942908583964965513_n_1080.jpg" alt="apem dudy laweyan" width="768" height="768" /></p>
<p>Kota Solo dikenal sebagai salah satu kota dengan sejuta kuliner. Hal ini dikarenakan di setiap sudut kota Solo selalu terdapat penjual makannan/minuman, restoran mulai dari yang modern hingga tradisional dan warung-warung makan yang lain. Masih seputar dengan kuliner, Solo juga dikenal memiliki berbagai jenis oleh-oleh untuk para wisatawan yang datang. Setiap tempat wisata di Solo pun memiliki oleh-olehnya masing-masing. Dan salah satunya Kampoeng Batik Laweyan, yang dikenal juga memiliki oleh-oleh makanan yang khas. Walaupun dikenal sebagai sentra batik, namun rupanya di Kampoeng Batik Laweyan pun memiliki kuliner yang dijadikan sebagai oleh-oleh khas. Apem Dudy Laweyan, digadang-gadang menjadi oleh-oleh kuliner khas dari Kampoeng Batik Laweyan karena rasa dan penyajiannya yang otentik. Walaupun pada dasarnya Apem bukan menjadi makanan khas dari Laweyan, namun cita rasa dari Apem Dudy ini cukup menarik dan membuat sah-sah saja apabila Apem Dudy Laweyan menjadi oleh-oleh khas, khususnya di Kampoeng Batik Laweyan</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-995" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/Snapinsta.app_362951187_820598626052424_4094829486527486593_n_1024.jpg" alt="apem dudy laweyan" width="1080" height="1218" /></p>
<p>Jika berbicara soal Apem, kita tahu bahwa apem merupakan salah satu jenis kue manis dari Jawa, yang dulunya dijadikan sebagai teman dari ketan dan kolak pada saat bukan Ramadhan. Dulunya apem dimasak pada tungku arang dan tanpa cetqakan, yang membuat bentuk apem jaman dulu cenderung lebih lebar dari apem-apem sekarang. Masih seputar apem, pada 2006 di tengah Kampoeng Batik Laweyan terdapat pengusaha yang bergerak dalam mengembangkan bisnis kue apem ditengah sentra batik terkenal di Solo. Dudy Setyawan adalah pengusaha apem yang dimaksud. Berangkat dari kepulangannya slepas merantau setelah lulus SMA, membuat Dudy ingin Kembali ke kampung halaman. Kemudian terlintas dipikirannya untuk membuat bisnis apem yang nantinya berharap dapat dijadikan oleh-oleh khas dari kampoeng Batik Laweyan. Forum Kampoeng Batik LAweyan pun mendukung mimpi Dudy tersebut. Kemudian setiap harinya Dudy dapat memproduksi 500 hingga 1000 apem. Agar hasil apem bisa tahan lama, Dudy pun mengubah adonan yang semula dari tepung beras menjadi tepung terigu. Dan agar memiliki otentik dari apem yang dihasilkan, maka Dudy membuat variasi baru pada produksi apemnya dengan memberikan keju, cokelat dan kacang mete.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-996" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/Snapinsta.app_311205307_1480840032426318_4921928332896248836_n_1080.jpg" alt="apem dudy laweyan" width="1080" height="1350" /></p>
<p>Terjual laris manis dikarenakan harga dari Apem Dudy ini terbilang cukup murah. Mulai dari Rp 4.500 saja untuk apem klasik dan Rp8.500 untuk apem kismis. Toko Apem Dudy ini pun juga berada di Kawasan strategis, yakni di sebelah Langgar Merdeka. Apem ini dikatakan cocok sebagai buah tangan karena dapat bertahan 2-3 hari. Dan tak hanya sebagai oleh-oleh saja, namun Apem Dudy ini juga di setorkan ke beberapa warung, toko kue dan pasar-pasar tradisional. Bahan yang digunakan Dudy juga sangat khas, yeag membuat hasil dari Apem Dudy ini cocok manjadi pelengkap wisatawan yang ingin meninggalkan Kawasan Kampoeng Batik Laweyan. Proses masak yang menggunakan wajan khusus layaknya serabi, membuat hasil ape mini semakin menarik.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1000" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/WhatsApp-Image-2024-03-05-at-10.31.32.jpeg" alt="apem dudy laweyan" width="720" height="1280" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-997" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/03/Snapinsta.app_350257344_1643817749450260_5746267425124152967_n_1080.jpg" alt="apem dudy laweyan" width="1080" height="1350" /></p>
<p>Tak heran, makan ini dapat menjadi faktor menarik tambahan di Kampoeng Batik Laweyan, karena nantinya wisatawan yang datang tak perlu risau untuk memikirkan oleh-oleh. Walaupun menjadi Kawasan sentra batik, namun oleh-oleh tak hanya berhenti seputar batik saja. Karena Apem Dudy Laweyan ini pun dapat menjadi pilihan yang tepat untuk wisatawan. Harga dan kualitas yang turut mendukung dari Apem Dudy Laweyan, membuat toko apem ditengah kampoeng Batik Laweyan ini masih sangat eksis dan menjadi jujukan wisatawan sebulum pulang.</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/03/menjadi-oleh-oleh-khas-kampoeng-batik-laweyan-beginilah-cerita-dibalik-apem-dudy-laweyan/">Menjadi Oleh-oleh Khas Kampoeng Batik Laweyan, Beginilah Cerita Dibalik Apem Dudy Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/03/03/menjadi-oleh-oleh-khas-kampoeng-batik-laweyan-beginilah-cerita-dibalik-apem-dudy-laweyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Surga nya Batik Di Solo, Yuk Intip Berbagai Fashion Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/02/09/surga-nya-batik-di-solo-yuk-intip-berbagai-fashion-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/02/09/surga-nya-batik-di-solo-yuk-intip-berbagai-fashion-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2024 13:38:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=955</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surga nya Batik Di Solo, Yuk Intip Berbagai Fashion Batik Di Kampoeng Batik Laweyan Bermain dan berkunjung di Kota Solo, selain menikmati wisata budaya dan berbagai macam kuliner yang ada, tak lengkap rasanya apabila kita tidak juga membeli batik sebagai salah satu kebudayaan serta oleh-oleh khas dari Kota Solo. Kampoeng Batik Laweyan, sebagai salah satu &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/02/09/surga-nya-batik-di-solo-yuk-intip-berbagai-fashion-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/">Surga nya Batik Di Solo, Yuk Intip Berbagai Fashion Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Surga nya Batik Di Solo, Yuk Intip Berbagai Fashion Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</p>
<p><strong> <img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-989 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/02/batik-mahkota-laweyan.jpg" alt="batik mahkota laweyan Surga nya Batik Di Solo" width="500" height="734" /></strong></p>
<p>Bermain dan berkunjung di Kota Solo, selain menikmati wisata budaya dan berbagai macam kuliner yang ada, tak lengkap rasanya apabila kita tidak juga membeli batik sebagai salah satu kebudayaan serta oleh-oleh khas dari Kota Solo. Kampoeng Batik Laweyan, sebagai salah satu sentra batik dan banyak dikenal sebagai surganya batik di Solo karena di Kawasan ini, kalian dapat menjumpai lebih dari 50 gerai batik yang sangat memanjakan mata. Aneka batik yang dihasilkan pun bermacam-macam. Mulai dari motif yang bervariasi, model batik yang lengkap serta bentuk penyajian batik yang beraneka ragam mulai dari <em>fashion, non-fashion </em>­hingga<em> hanfdycraft.</em></p>
<p><em>            </em>Di Kawasan Kampoeng Batik Laweyan memiliki banyak sekali gerai batik yang ada, yang setiap masing-masing gerai memiliki ciri khas maupun cerita didalamnya. Salah satu yang terkenal adalah Toko Batik Mahkota Laweyan. Toko batik yang merupakan penerus dari batik kuno “Batik Puspowidjoto” ini  didirikan oleh alm. Bapak Radjiman Puspowidjoto yang menciptakan banyak motif batik tulis dan cap asli. Salah satu yang terkenal dan tersebar luas adalah merk “Mahkota PW” yang didalamnya merupakan batiktulis tradisional yang juga dikemas dengan bentuk busana yang beraneka ragam, seperti jarik, pakaian wanita maupun pria hingga bentuk kerajinan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-988 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/02/batik-mahkota-laweyan-kemeja.jpg" alt="batik mahkota laweyan Surga nya Batik Di Solo" width="900" height="900" /></p>
<p>Tak hanya itu, masih banyak gerai-gerai lain yang memiliki bermacam produk batik yang dijual. Dan seiring dengan perkembangan zaman serta mode busana di era sekarang pun, sepertinya model <em>fashion </em>batik yang dihasilkan di Kampoeng Batik Laweyan pun turut mengikutimya. Baik motif batik sogan, batik variasi, hingga batik modern pun dikaryakan dalam bentuk pakaian pria maupun wanita yang sangat modis. Bentuk <em>fashion </em>atau busana yang dihasilkan cukup beragam, mulai dari kemeja pria, blouse wanita, rok paying, rok pias, outer baik wanita maupun pria, jaket, <em>dress, </em>hingga gamis. Batik yang dihasilkan juga tidak hanay murni berwarna coklat, hitam, maupun putih, tapi karena bervariasi model dan jenis, juga bercorak warna-warni di setiap busana, yang menciptakan kesan dinamis dan modis.</p>
<p>Setiap gerai pun memiliki ciri khas masing-masing dalam menjual dan menghasilakan model <em>fashion</em> batik yang ada. Jadi pengunjung tidak akan merasa kesulitan mencari gerai yang dibutuhkan. Karena berbagai macam model bisa di dapatkan di Kampoeng Batik Laweyan. Yang menarik juga, tidak hanya motif batik khas Solo yang dihasilkan dalam bentuk busana di sini, namun juga terdapat motif-motif batik yang lain yang di rancang dalam bentuk busana sedemikian rupa dan diperjualbelikan. Seperti motif Batik Tenun, Batik Bali dan Batik Lurik.</p>
<p>Dan tidak perlu khawatir untuk para pengunjung yang berniat ingin menghabiskan waktu untuk berbelanja batik di Kampoeng Batik Laweyan, karena harga yang dibandrol cukup terjangkau dan disesuaikan pula dengan keaslian motif serta jenis yang digunakan. Namun, tidak akan mengecewakan, karena sudah banyak pengunjung baik domestic maupun loka, pejabat negara hingga <em>p[ublic figure </em>telah mencoba dan berbelanja busana batik di Kampoeng Batik Laweyan. Jadi tunggu apalagi, kalau kalian sedang berkunjung ke Kota Solo, jangan sampai lupa untuk mampir dan berbelanja di Kampoeng batik Laweyan.</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/02/09/surga-nya-batik-di-solo-yuk-intip-berbagai-fashion-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/">Surga nya Batik Di Solo, Yuk Intip Berbagai Fashion Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/02/09/surga-nya-batik-di-solo-yuk-intip-berbagai-fashion-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Filosofi Regol di Kampoeng Batik Laweyan Solo</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/31/filosofi-regol-di-kampoeng-batik-laweyan-solo/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/31/filosofi-regol-di-kampoeng-batik-laweyan-solo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2024 05:44:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=931</guid>

					<description><![CDATA[<p>Filosofi Regol di Kampoeng Batik Laweyan Solo Regol dalam bahasa indonesia berarti pintu gerbang. Keberadaan regol di Kampoeng Batik Laweyan terdapat 2 jenis, yaitu regol besar dan kecil. Menurut cerita lampau, regol kecil ditujukan untuk tamu dengan kedudukan sosial yang lebih rendah dibandingkan dengan Sang Pemilik Rumah. Tamu memasuki regol kecil dengan memberikan tanda penghormatan, &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/31/filosofi-regol-di-kampoeng-batik-laweyan-solo/">Filosofi Regol di Kampoeng Batik Laweyan Solo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Filosofi <em>Regol </em>di Kampoeng Batik Laweyan Solo</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-984 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/01/DSC04629-rotated.jpg" alt="regol laweyan" width="563" height="1000" /></p>
<p><em>Regol </em>dalam bahasa indonesia berarti pintu gerbang. Keberadaan <em>regol </em>di Kampoeng Batik Laweyan terdapat 2 jenis, yaitu <em>regol</em> besar dan kecil.</p>
<p>Menurut cerita lampau, <em>regol</em> kecil ditujukan untuk tamu dengan kedudukan sosial yang lebih rendah dibandingkan dengan Sang Pemilik Rumah. Tamu memasuki <em>regol</em> kecil dengan memberikan tanda penghormatan, seperti membungkukkan badan atau &#8220;menunduk&#8221; sebagai wujud penghormatan terhadap Sang Pemilik Rumah.</p>
<p>Namun, zaman sekarang telah memasuki era keterbukaan dan kesetaraan. Perubahan zaman menuju era keterbukaan dan kesetaraan mencerminkan transformasi sosial yang signifikan dalam masyarakat.</p>
<p>Era keterbukaan dan kesetaraan ditandai oleh semakin meluasnya prinsip-prinsip keterbukaan, di mana masyarakat lebih terbuka terhadap berbagai ide, nilai, dan keberagaman. Kesetaraan, dalam hal ini mengacu pada semangat memberikan hak dan peluang yang sama kepada semua individu, tanpa memandang latar belakang sosial, gender, atau faktor lainnya.</p>
<p>Perubahan zaman menuju era keterbukaan dan kesetaraan telah memengaruhi kegunaan <em>regol</em> di Kampoeng Batik Laweyan. Saat ini, hanya <em>regol</em> besar yang tetap digunakan. <em>Regol</em> besar ini terbuka lebar untuk semua tamu yang datang. Hal ini menunjukkan penerimaan terhadap semua orang yang datang tanpa memandang status sosialnya.</p>
<p>Penggunaan <em>regol</em> besar yang terbuka lebar untuk semua tamu tanpa memandang kedudukan sosial adalah manifestasi dari semangat keterbukaan dan kesetaraan tersebut. Perubahan ini mencerminkan adaptasi masyarakat terhadap nilai-nilai modern sambil tetap memelihara akar budaya dan sejarah yang kental yang dimiliki oleh Kampoeng Batik Laweyan.</p>
<p>Filosofi di balik penggunaan <em>regol</em> atau pintu gerbang di Kampoeng Batik Laweyan mencerminkan lebih dari sekadar akses fisik ke dalam suatu tempat. Akan tetapi juga membawa makna simbolis dan filosofis yang dalam.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-985" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/01/DSC04631-rotated.jpg" alt="regol laweyan" width="563" height="1000" /></p>
<p>Pertama-tama, regol besar yang terbuka lebar mencerminkan semangat keterbukaan. Penerimaan semua tamu, tanpa memandang status sosial atau latar belakang, melambangkan kesetaraan di antara para pengunjung. Regol besar menjadi lambang pintu terbuka yang mengundang siapa saja untuk berkunjung dan merasakan keindahan Kampoeng Batik Laweyan.</p>
<p>Di sisi lain, <em>regol</em> kecil yang khusus ditujukan untuk tamu dengan kedudukan lebih rendah mencerminkan nilai-nilai tradisional dan tata krama. Tindakan membungkukkan badan atau &#8220;menunduk&#8221; saat memasuki <em>regol</em> kecil adalah wujud penghormatan terhadap Sang Pemilik Rumah, mencerminkan hierarki sosial yang diperhatikan dalam masyarakat pada masa lalu.</p>
<p>Secara keseluruhan, filosofi <em>regol</em> di Kampoeng Batik Laweyan menciptakan keseimbangan antara tradisi dan modernitas, antara kehormatan terhadap nilai-nilai lama dan semangat terbuka terhadap perubahan zaman. Dengan demikian, <em>regol</em> menjadi simbol yang hidup dan bermakna dalam menggambarkan perubahan masyarakat dan budaya di Kampoeng Batik Laweyan.</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/31/filosofi-regol-di-kampoeng-batik-laweyan-solo/">Filosofi Regol di Kampoeng Batik Laweyan Solo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/31/filosofi-regol-di-kampoeng-batik-laweyan-solo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakta Unik Dibalik Arsitektur Masjid Laweyan yang Belum Kamu Ketahui!</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/30/fakta-unik-dibalik-arsitektur-masjid-laweyan-yang-belum-kamu-ketahui/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/30/fakta-unik-dibalik-arsitektur-masjid-laweyan-yang-belum-kamu-ketahui/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 13:57:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=929</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fakta Unik Dibalik Arsitektur Masjid Laweyan yang Belum Kamu Ketahui! Dibalik bentuk arsitekturnya yang unik juga terdapat fakta unik yang ditemukan di dalam bangunan Masjid Laweyan. Salah satu masjid tertua yang ada di Solo ini menyimpan banyak sejarah yang sangat menarik untuk diketahui. Berikut fakta unik dari bentuk arsitektur Majid Laweyan Solo. Ada pengaruh budaya &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/30/fakta-unik-dibalik-arsitektur-masjid-laweyan-yang-belum-kamu-ketahui/">Fakta Unik Dibalik Arsitektur Masjid Laweyan yang Belum Kamu Ketahui!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Fakta Unik Dibalik Arsitektur Masjid Laweyan yang Belum Kamu Ketahui!</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-982 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2024-01-23-at-15.50.00.jpeg" alt="Arsitektur Masjid Laweyan" width="720" height="540" /></p>
<p>Dibalik bentuk arsitekturnya yang unik juga terdapat fakta unik yang ditemukan di dalam bangunan Masjid Laweyan. Salah satu masjid tertua yang ada di Solo ini menyimpan banyak sejarah yang sangat menarik untuk diketahui.</p>
<p>Berikut fakta unik dari bentuk arsitektur Majid Laweyan Solo.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-981 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2024-01-23-at-15.50.02.jpeg" alt="Arsitektur Masjid Laweyan" width="720" height="543" /></p>
<ol>
<li><strong>Ada pengaruh budaya Hindu </strong></li>
</ol>
<p>Apakah kalian tahu? Bentuk arsitektur dari Masjid Laweyan dipengaruhi oleh budaya Hindu. Hal ini dikarenakan Masjid Laweyan dulunya merupakan sebuah Pura, sehingga bentuk arsitekturnya juga menyerupai Pura.</p>
<p>Selain itu, adanya pengaruh budaya Hindu juga dibuktikan dari fondasi bangunannya yang tinggi. Bangunan Masjid Laweyan memiliki fondasi yang ditempatkan sekitar dua meter lebih tinggi di atas permukaan tanah.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-979 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2024-01-23-at-15.50.04.jpeg" alt="Arsitektur Masjid Laweyan" width="720" height="540" /></p>
<ol start="2">
<li><strong>Terdapat tiga lorong pintu masjid yang mempunyai makna mendalam</strong></li>
</ol>
<p>Jika kamu masuk ke dalam Masjid Laweyan, kamu akan menjumpai tiga lorong pintu masuk sebelum sampai ke bangunan utama masjid. Ternyata tiga lorong pintu tersebut mengandung makna filosofi yang mendalam yaitu tiga tahapan keimanan seseorang iman, Islam, dan ihsan. Selain itu jumlah pintu yang ada di masjid ini berjumlah lima yang mencerminkan lima rukun Islam.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-980 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/01/WhatsApp-Image-2024-01-23-at-15.50.03-1.jpeg" alt="Arsitektur Masjid Laweyan" width="720" height="543" /></p>
<ol start="3">
<li><strong>Sebagian besar bangunan masih terjaga keasliannya</strong></li>
</ol>
<p>Meski berusia hampir lima ratus tahun, masjid ini masih kokoh berdiri dengan nuansa warna hijau yang mendominasi bangunan masjid ini. Bahkan sebagian besar bangunannya masih terjaga keasliannya, mulai dari serambi sampai bagian utama masjid.</p>
<p>Terdapat Atap masjid yang berbentuk limas dan dua belas pilar utama masjid yang terbuat dari kayu jati kuno yang masih tetap berdiri dengan kokoh dan terawat serta terjaga keasliannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol start="4">
<li><strong>Struktur bangunan mirip seperti Masjid Demak dan Masjid Agung Surakarta</strong></li>
</ol>
<p>Struktur bangunan Masjid Laweyan sama seperti Masjid Demak dan Masjid Agung Surakarta. Di dalamnya terdapat serambi, tiang saka di bangunan utama, dan ada ruangan tersendiri di bagian kanan dan kiri dari bangunan utama masjid.</p>
<p>Sebagian bangunan dari Masjid Laweyan sudah mengalami perubahan. Dulunya, terdapat sekat antara bangunan utama dengan ruangan di bagian kanan dan kiri. Namun, saat ini sekat tersebut telah ditiadakan. Selain itu, terdapat bak besar yang digunakan sebagai tempat wudhu yang juga telah dibongkar.</p>
<p>Referensi:</p>
<p>https://www.detik.com/jateng/budaya/d-5906562/bukan-di-keraton-kasunanan-masjid-tertua-solo-justru-di-laweyan</p>
<p>https://regional.kompas.com/read/2022/04/05/185828578/mengenal-masjid-tertua-di-kota-solo-dahulu-pura-kini-jadi-tempat-ibadah?page=all</p>
<p>https://www.idntimes.com/travel/destination/sha-kookie/fakta-unik-masjid-  laweyan-solo-c1c2?page=all</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/30/fakta-unik-dibalik-arsitektur-masjid-laweyan-yang-belum-kamu-ketahui/">Fakta Unik Dibalik Arsitektur Masjid Laweyan yang Belum Kamu Ketahui!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/30/fakta-unik-dibalik-arsitektur-masjid-laweyan-yang-belum-kamu-ketahui/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Mengalami Masa Kejayaan, Beginilah Kisah Kampoeng Batik Laweyan di Tahun 1900 an</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/29/sempat-mengalami-masa-kejayaan-beginilah-kisah-kampoeng-batik-laweyan-di-tahun-1900-an/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/29/sempat-mengalami-masa-kejayaan-beginilah-kisah-kampoeng-batik-laweyan-di-tahun-1900-an/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2024 13:27:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=951</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sempat Mengalami Masa Kejayaan, Beginilah Kisah Kampoeng Batik Laweyan di Tahun 1900 an           Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini Kampoeng Batik Laweyan masih menjadi sentra batik tertua di Indonesia. Terkhususnya di Kota Solo, yang pada saat itu memiliki lajur dagang yang cukup ramai, menjadi titik awal Kampoeng Batik Laweyan dapat eksis dan berkembang. &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/29/sempat-mengalami-masa-kejayaan-beginilah-kisah-kampoeng-batik-laweyan-di-tahun-1900-an/">Sempat Mengalami Masa Kejayaan, Beginilah Kisah Kampoeng Batik Laweyan di Tahun 1900 an</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sempat Mengalami Masa Kejayaan, Beginilah Kisah Kampoeng Batik Laweyan di Tahun 1900 an</strong></p>
<figure id="attachment_690" aria-describedby="caption-attachment-690" style="width: 500px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-690 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2023/12/Koleksi-Batik-Tjokrosoemarto-11.jpg" alt="Pabrik Batik Laweyan Tempo Doeloe" width="500" height="333" /><figcaption id="caption-attachment-690" class="wp-caption-text">Pabrik Batik Laweyan Tempo Doeloe</figcaption></figure>
<p><strong>          </strong>Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini Kampoeng Batik Laweyan masih menjadi sentra batik tertua di Indonesia. Terkhususnya di Kota Solo, yang pada saat itu memiliki lajur dagang yang cukup ramai, menjadi titik awal Kampoeng Batik Laweyan dapat eksis dan berkembang. Berawal dari batik tulis yang dilakukan beberapa Masyarakat sekitar, dengan rentan waktu pengerjaan yang terbilang masih sanagtlah lama karena menggunakan sistem yang masih sangat konvensional, namun citra Kampoeng Batik Laweyan masih sangatlah baik sebagai salah satu penghasil batik di Pulau Jawa. Namun, seiring berjalannya waktu masyarakat telah menemukan teknik baru dalam membuat batik dan mulai beralih dari yang awalnya menggunakan teknik batik tulis menjadi batik cap. Dan di tahap ini lah, masa dimana Kampoeng Batik Laweyan mulai berkembang, bahkan menuju masa kejayaan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-692" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2023/12/Koleksi-Batik-Tjokrosoemarto-18.jpg" alt="" width="500" height="333" /></p>
<p>Batik cap seperti yang kita ketahui bersama merupakan teknik baru dalam membatik saat itu, dengan menggunakan cap atau stemple yang terbuat dari tembaga. Dengan ditemukannya teknik baru ini, Masyarakat merasa ini cukup efektif untuk menghasilkan satu lembar kain batik, dibandingkan dengan teknik batik tulis. Untuk itu, bagaikan memanfaatkan penemuan yang ada untyk meningkatkan efektivitas dan produktivitas dari pembuatan batik, maka masyarakat setempat mulai beralih menggunakan teknik batik cap. Walaupun masih ada pula beberapa masyarakat yang masih tetap menggunakan teknik batik tulis/ canthing dalam melakukan produksi batik seperti biasanya.</p>
<p>Dengan penemuan serta beralihnya teknik pembuatan batik dengan cap ini, rupanya produktivitas Masyarakat saat itu semakin meningkat. Kemudian dengan hal ini pula, mulai diberlakukannya jalur transportasi dari Kali Kabangan yang membuat makin pesat lajur dagang di daerah Laweyan. Tak hanya itu, namun di tahun 1900-an tersebut pun sejalur dengan pergerakan kemerdekaan Serikat Dagang Islam (SDI) yang menambah eksistensi dari keberadaan Kampoeng Batik Laweyan.</p>
<p>Seiring dengan masa kejayaan dari Kampoeng Batik Laweyan, mulai bermunculan lah pelopor-pelopor batik yang tersohor, dan bahkan nama nya masih sangat dikenang hingga saat ini, begitupula karya serta atefak-artefak sejarah budaya nya. Seperti salah satu nya yang paling dikenal adalah Tjokrosoemarto yang menjadi pelopor perkembangan batik tak hanya menyeluruh di kancah nasional, namun batik buatannya pun telah disebar hingga mancanegara di kala itu. Tjokrosoemarto menjadi salah satu juragan batik yang memiliki omzet terbesar di Kampoeng Batik Laweyan, Namanya semakin fenomenal karena industry yang dimilikinya di kategorikan sebagai industri batik terbesar di Kampung Batik Laweyan. Dan selepas itu, mulai bermunculan pula juragan-juragan batik yang lain, yang mulai mengikuti Langkah Tjokrosoemarto untuk dapat menyebarluaskan produksi batiknya hingga ke mancanegara.</p>
<p>Meniti hal tersebut, maka masa itu menjadi salah satu masa kejayaan Kampoeng Batik Laweyan. Dan dengan itu pula, nama Kampoeng Batik Laweyan mulai banyak dikenal Masyarakat luas. Dan bahkan sampai dengan saat ini, Kampoeng batik Laweyan sudah semakin mengembangkan sentra wisata nya menjadi lebih baik. Dan Kampoeng Batik Laweyan masih menjadi jujukan dari para pengunjung-pengunjung yang berwisata di Kota Solo atau mereka yang sekedar ingin belajar dan berbelanja batik.</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/29/sempat-mengalami-masa-kejayaan-beginilah-kisah-kampoeng-batik-laweyan-di-tahun-1900-an/">Sempat Mengalami Masa Kejayaan, Beginilah Kisah Kampoeng Batik Laweyan di Tahun 1900 an</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/29/sempat-mengalami-masa-kejayaan-beginilah-kisah-kampoeng-batik-laweyan-di-tahun-1900-an/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Cuma Belanja, Yuk Coba Membuat Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</title>
		<link>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/28/jangan-cuma-belanja-yuk-coba-membuat-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/</link>
					<comments>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/28/jangan-cuma-belanja-yuk-coba-membuat-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abe]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jan 2024 10:12:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kampoengbatiklaweyan.org/?p=939</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jangan Cuma Belanja, Yuk Coba Membuat Batik Di Kampoeng Batik Laweyan   Kota Solo kerap dikenal sebagai Kota Budaya. Hal tersebut dikarenakan banyaknya cagar budaya serta kawasan-kawasan wisata budaya yang ada di dalam nya. Salah satu nya batik, yang juga merupakan hasil kebudayaan yang sudah banyak di kenal bahkan hingga kancah internasional, di Kota Solo &#8230;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/28/jangan-cuma-belanja-yuk-coba-membuat-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/">Jangan Cuma Belanja, Yuk Coba Membuat Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jangan Cuma Belanja, Yuk Coba Membuat Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-972 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/01/DSC04528.jpg" alt="Fery Farhati Membatik di kampoeng batik Laweyan" width="1000" height="563" /></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kota Solo kerap dikenal sebagai Kota Budaya. Hal tersebut dikarenakan banyaknya cagar budaya serta kawasan-kawasan wisata budaya yang ada di dalam nya. Salah satu nya batik, yang juga merupakan hasil kebudayaan yang sudah banyak di kenal bahkan hingga kancah internasional, di Kota Solo pun terdapat salah satu kawasan yang dijadikan sebagai kampung wisata yang terfokus dalam pelestarian kebudayaan batik yaitu Kampoeng Batik Laweyan.</p>
<p>Kawasan Kampoeng Batik Laweyan terkenal dengan salah satu Gudang nya batik di Solo. Karena disini terdapat lebih dari 50 gerai batik tersebar dengan berbagai macam model dan motif batik yang dibuat. Tak hanya sebagai tempat berbelanja saja, tapi tahu kah kalian, bahwa di Kampoeng Batik Laweyan pun juga membuka aktivitas wisata yang cukup menarik, yaitu kunjungan dan kursus membatik untuk seluruh pengunjung yang datang. Terdapat berbagai macam jenis kunjungan dan kursus yang ada di Kampoeng Batik Laweyan yang nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengunjung.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-975 size-full" src="https://kampoengbatiklaweyan.org/wp-content/uploads/2024/01/DSC04555.jpg" alt="Mutiara dan Fery Farhati di kampoeng batik laweyan" width="1000" height="563" /></p>
<p>Jenis kursus membatik yang pertama adalah kursus membatik dalam waktu singkat. Hanya cukup memakan waktu 2 jam saja, pengunjung nantinya dapat puas belajar membatik di Kampoeng batik Laweyan. Dimuali dari belajar cara membuat pola, membatik hingga melakukan proses pewarnaan yang benar dengan teknik tolet. Kemudian nanti hasil batik yang dibuat oleh masing-masing pengunjung akan sekaligus dijadikan sebagai oleh-oleh ataupun kenangan mereka masing-masing, karena hasilnya dapat dibawa pulang. Dan kegiatan ini juga tidak hanya sekedar melakukan teknik membuat batik itu sendiri, namun juga akan ada sesi eksplorasi dan kunjungan singkat di beberapa titik menarik disini ataupun sekedar pemberian edukasi mengenai jenis-jenis batik di Kampoeng Batik Laweyan. Kursus singkat ini sangat lah cocok untuk kalian yang melakukan kunjungan wisata secara berkelompok atau dalam jumlah banyak. Dan tak hanya pengunjung luar Kota Solo saja, namun banyak punya siswa/siswi mulai dari TK sampai kuliah dan juga mahasiswa turut mengikuti kursus singkat membatik ini.</p>
<p>Tak hanya kursus yang dilakukan secara singkat, namun terdapat kursus batik intensif juga yang periode waktu pelaksanaannya terbilang cukup lama. Dalam kursus batik intensif ini pengunjung dapat melakukan pembelajaran membatik dalam waktu yang lama, dan bisa dilakukan berhari-hari bahkan berminggu-minggu serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Tak perlu khawatir, karena pada kursus batik intensif ini tak ada batas minimal pengunjung. Serta, untuk penginapan yang ada di Kampoeng Batik Laweyan para pengunjung dapat memilih untuk menggunakan hotel terdekat mauapun rumah warga dalam bentuk <em>homestay. </em></p>
<p>Gimana nih? Menarik bukan? Rupanya selain kalian dapat berbelanja batik, ternyata di Kampoeng Batik Laweyan kalian juga dapat membuat batik langsung dengan berbagai para pakar nya dan hal tersebut dapat menjadi aktivitas wisata yang menarik serta mengasyikan untuk para pengunjung. Sembari berkunjung sekaligus belajar dan para pengunjung pun masih akan tetap dapat untuk berbelanja, karena sangat banyak pilihan yang ada disini.</p>
<p>Jadi, yuk berkunjung ke Kampoeng Batik Laweyan!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/28/jangan-cuma-belanja-yuk-coba-membuat-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/">Jangan Cuma Belanja, Yuk Coba Membuat Batik Di Kampoeng Batik Laweyan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kampoengbatiklaweyan.org">Kampoeng Batik Laweyan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kampoengbatiklaweyan.org/2024/01/28/jangan-cuma-belanja-yuk-coba-membuat-batik-di-kampoeng-batik-laweyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
